Last modified:

E-Ticketing Loket Terpadu Terminal Bus Tirtonadi Surakarta

Demi meningkatkan kepercayaan dan minat penumpang bus, kualitas dan kondisi terminal harus ditata lebih rapi dan teratur. Untuk itu, melalui Peraturan Menteri no. 132 tahun 2015 tentang penyelenggaraan Terminal Bus yang mengsyaratkan adanya Single Outlet Ticketing Online (E-Ticketing Loket Terpadu) sebagai Pusat Penjualan Tiket Bus Online dan nantinya akan terkoneksi dengan seluruh 143 Terminal Tipe A di Indonesia, Kementerian Perhubungan Indonesia telah menunjuk Terminal Tirtonadi sebagai proyek percontohan.

Dalam pelaksanaannya, Kementrian Perhubungan mempercayakan pengoperasian E-Ticketing Loket Terpadu ini kepada Organisasi Angkatan Darat (Organda). Pihak Organda sendiri telah menunjuk pihak ketiga yaitu PT Media Baru Digital yang berperan sebagai penyedia sistem terkait pelaksanaan loket, didukung oleh PT Aino Indonesia untuk pemasangan alat penerimaan pembayaran dan retribusi jasa ruang tunggu.

Penumpang akan mendapatkan kepastian harga ketika beli tiket di Loket Terpadu dan bebas memilih operator bus tanpa paksaan dari agen perwakilan maupun calo. Penumpang akan mendapatkan E-Tiket beserta QR Code yang bisa digunakan untuk check-in di E-gate sehingga salah satu tujuan dari Permen No. 132 mengenai zona steril atau zona A bisa diterapkan. Penerapan E-Tiketing Loket Terpadu sekarang ini baru menyasar kepada armada bus malam AKAP dan bus PATAS. Selanjutnya, pihak Organda akan merapatkan barisan bersama pengusaha bus AKDP, Bumel dan ATB untuk proses integrasi loket dengan armada mereka.

DSCF2231

Facebook
SOCIALICON