Last modified:

AINO Perluas Ekosistem Uang Elektronik di Jakarta

big-14226969191-aino_perluas_ekosistem_unik_di_jakarta_1 (1)Sejak dicanangkannya Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) oleh Bank Indonesia pada tahun 2014, beberapa kota besar di Indonesia mulai berlomba-lomba mengembangkan uang elektronik sebagai pengganti alat pembayaran uang tunai. Di Jakarta, layanan publik berbasis bus Transjakarta merupakan proyek pertama yang menggunakan uang elektronik sebagai alat pembelian tiket pada tahun 2014. Kemudian pada Januari 2015 mulai diterapkan parkir berbasis uang elektronik di Jalan Sabang dan disusul selanjutnya di Jalan Falatehan dan Kelapa Gading.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama atau Ahok beberapa kali mengungkapkan rencananya untuk mengeluarkan kartu berbasis uang elektronik yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran multi fungsi pada layanan publik di Jakarta. Maka pada awal tahun 2016 ini, dilakukan pengembangan integrasi dimana uang elektronik Jakcard selain digunakan untuk transaksi Transjakarta, kini dapat digunakan di Taman Margasatwa Ragunan (TMR).

Pada 10 Februari 2016 lalu, dilakukan kick-off meeting yang dihadiri oleh Bank DKI, AINO Indonesia, PT Iforte, dan Kartuku sebagai perusahaan yang melakukan pengembangan sistem e-Ticketing. Kick-off meeting tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan sistem e-Ticketing TMR. AINO Indonesia berperan sebagai integrator penggunaan payment device yang mampu menerima uang elektronik multi issuer dan kegiatan backend.

Facebook
SOCIALICON